Sabtu, 20 September 2014

ARSITEKTUR AMD K10 (PHENOM)

Assalamualaikum
Jumpa lagi dengan materi baru .
Kali ini saya akan membahas tentang arsitektur AMD , salah satunya yaitu K10 (phenom) . Selengkapnya mari kita simak


AMD K10 (PHENOM)

AMD  Phenom   diluncurkan   untuk   menjawa permintaan   pasar  dan fansnya. Kemunculan ini sekaligus memanaskan kembali persaingan dengan rivalnya yang sudah terlebih dahulu meluncurkan prosesor berinti enam. Bersamaan dengan peluncuran perdana dua varian Phenom II X6 (1055T dan

1090T), AMD juga mengenalkan chipset baru yakni 890GX/FX untuk menemani Phenom II X6 ini. Kombinasi antara Phenom II X6, 890GX/FX serta Radeon HD seri 5000 menghasilkan platform baru yang disebut Leo.
Salah satu teknologi ini yang diterapkan AMD Phenom antara lain adalah AMD TurboCore. Ini merupakan sebuah teknologi untuk meningkatkan kecepatan prosesor dalam kondisi tertentu yang ditanamkan ke dalam Phenom II X6. Teknologi ini mirip dengan Turbo Boost milik Intel, hanya saja implementasinya berbeda. AMD TurboCore ini bekerja saat tiga atau lebih inti prosesornya tidak digunakan. Ketika TurboCore ini aktif, inti prosesor yang aktif mendapatkan kecepatan ekstra sebesar hingga 500 MHz, sedangkan kecepatan inti prosesor lainnyyang idle diturunkan sampai 800 MHz. TurboCore ini bekerja secara otomatis asalkan syarat tersebut dipenuhi.
Dengan berbekal dua inti ekstra serta TurboCore, Phenom II X6 1090T lebih unggul dari prosesor AMD lainnya, membuatnya tidak kehabisan amunisi ketika harus beraksi di lapangan. Sementara itu, spesifikasi teknis lainnya, 3 MB L2 cache (dengan ukuran inti/core sebesar 512 KB) dan 6 MB L3 Cache yang di- share ke enam intinya.

Berikut spesifikasinya


AMD Phenom II


Mungkin cuma itu yang bisa saya sampaikan dalam bahasan kali ini. Semoga bermanfaat 
Terimakasih sudah mampir 

Sumber : http://www.slideshare.net/ptik/arsitektur-prosesor-amd

Tidak ada komentar:

Posting Komentar