Jumpa lagi dengan materi baru .
Kali ini saya akan membahas tentang arsitektur AMD , salah satunya yaitu K10 (phenom) . Selengkapnya mari kita simak
AMD K10 (PHENOM)
AMD
Phenom diluncurkan
untuk menjawab permintaan
pasar dan
fansnya. Kemunculan ini sekaligus memanaskan kembali persaingan dengan rivalnya yang sudah terlebih dahulu meluncurkan prosesor berinti enam.
Bersamaan dengan peluncuran perdana dua varian Phenom II X6 (1055T dan
1090T), AMD
juga mengenalkan chipset baru yakni 890GX/FX
untuk menemani Phenom II
X6 ini. Kombinasi antara Phenom II
X6,
890GX/FX serta Radeon HD
seri 5000 menghasilkan platform
baru yang disebut
“Leo”.
Salah satu teknologi ini yang
diterapkan AMD Phenom antara lain adalah AMD TurboCore. Ini merupakan sebuah teknologi untuk meningkatkan kecepatan prosesor dalam kondisi tertentu yang ditanamkan ke dalam Phenom II
X6. Teknologi ini mirip dengan Turbo Boost milik Intel, hanya saja
implementasinya berbeda. AMD TurboCore
ini bekerja saat tiga atau lebih inti prosesornya tidak digunakan. Ketika TurboCore ini aktif, inti prosesor yang aktif mendapatkan kecepatan
ekstra sebesar
hingga 500 MHz, sedangkan kecepatan inti prosesor lainnya yang idle diturunkan sampai 800 MHz. TurboCore
ini bekerja secara otomatis
asalkan syarat
tersebut dipenuhi.
Dengan berbekal dua inti ekstra serta TurboCore, Phenom II
X6 1090T lebih unggul dari prosesor AMD lainnya, membuatnya
tidak kehabisan amunisi ketika harus beraksi di lapangan. Sementara itu, spesifikasi teknis lainnya, 3 MB L2 cache (dengan ukuran inti/core sebesar 512 KB) dan 6 MB L3 Cache yang di- share ke enam
intinya.
Berikut spesifikasinya
AMD Phenom II
Mungkin cuma itu yang bisa saya sampaikan dalam bahasan kali ini. Semoga bermanfaat
Terimakasih sudah mampir
Sumber : http://www.slideshare.net/ptik/arsitektur-prosesor-amd
.png)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar